Lobangmegi - insiden jalinan saya dengan Tante Risa telah melalui hampir 1 bulan, serta sepanjang itu juga kami belum pernahlakukan jalinan tubuh. - Agen BandarQ Online

Dalam pemikiran saya, mungkin Tante Risa telah mengerti kekhilafannya, serta saya harus juga dapat lupakan insiden itu serta memandang jika insiden itu belum pernah berlangsung. Sebab pada intinya saya merasakan malu pada diri saya sendiri, tetapi dilain faksi saya rasakan enaknya persetubuhan kami. Mungkin perasaan ini jugalah yang ada di hati Tante Risa.

Seperti umumnya, saya jika sedang bernafsu seringkali saya lampiaskan pada film porno serta tentunya akan selesai dengan masturbasi. Jika tiap habis melihat film porno, saya seringkali memikirkan benar-benar ingin nikmati badan Tante Risa kembali. - BandarQ Online

Dalam satu sore, saat saya sedang nikmati film porno serta sedang dalam step benar-benar ingin lakukan hubungan seksual, (mungkin satu orang jika sekali telah rasakan enaknya hubungan seksual, akan susah untuk melupakannya) mendadak berdering telephone serta tentunya membuatku terhentak saat itu juga serta dengan dikit mengomel saya bangun serta menjawab teleponnya (pembaca bisa rasakan jika kita sedang nikmati suatu, terus ada hal yang mengganggu).

Dengan berat saya menjawab, “Halo.., ingin mencari siapa..?”

Lalu terdengar suara seseorang wanita, “Saya ingin cari Leo, Leonya ada..?”

Dengan dikit rasa ingin tahu, saya jawab, “Yah, saya Leo, dari sana siapa yach..?”

Setelah itu terdengar suara yang cukup genit tetapi benar-benar merangsang, “Hayo.., telah lupa yach sama saya, walau sebenarnya belum sebulan..!” - Cerita Dewasa

Hati saya langsung berdebar-debar, lalu saya menanyakan kembali, “Disana Tante Risa yach..?”

Serta terdengar suara, “Emangnya kamu fikir sapa, asal-asalan saja..!”

Lalu saya juga mengatakan, “Ada kepentingan apa Tante..?”

Dengan perlahan tapi cukup jengkel, Tante Risa mengatakan, “Kamu seperti tidak tahu saja, rumah tante sepi nih, diluar itu tante ingin nih, kamu dapat khan nolongin tante..?”

Dengan dikit jahil saya menanyakan , “Nolongin apa tante..?”

Tante Risa yang mungkin telah jengkel sekali, lalu mengatakan, “Kamu ini bodoh atau pura-pura bodoh sih, sudah hampir sebulan nich.. apa kamu tidak ingin kesenangan seperti saat itu..?”

Baca Juga Cerita Dewasa Ku Nikmati Perawan Luna Sang Mantan

Dalam hati, pasti saya saja saya sangatlah mengharap sebab tidak hanya rangsangan dari film porno yang saya saksikan, saya pun tidak merasakan senang akan masturbasi yang saya seringkali kerjakan.

Lalu saya mengatakan, “Tante nantikan yach, saya selekasnya ke sana, paling hanya 10 menitan.”

Serta Tante Risa menjawab, “Yach sudah.., cepatan yach, tante nantikan nih..!”- BandarQ Online

Dalam 10 menit, saya telah datang di dalam rumah Tante Risa, serta nyatanya Tante Risa telah menanti saya di muka tempat tinggalnya, kelihatan Tante Risa menggunakan setelan piyama. Lalu kami juga masuk ke di rumah dengan nafas terengah-engah.

Saya mengatakan, “Tante ini membuat lelah saya saja..!”



Serta dengan cukup manja, Tante Risa mengatakan, “Masak begitu saja lelah, tetapi kamu dapat nikmatnya khan, kamu ini kok masihlah panggil tante, khan sudah disebut panggil saja dengan Risa, bagaimana sech..!”- Cerita Dewasa

Dengan menunduk saya mengatakan, “Iya sech, saya lupa tante.. eh.. Risa tujuan saya.”

Lalu saya masuk ke dapur serta ambil minum. Tante Risa juga mengejar saya masuk ke. Setelah minum habis air dalam gelas, saya selekasnya menarik Tante Risa serta memeluknya. Dengan manja Tante Risa berupaya untuk melepas peluksan saya, tetapi saya selekasnya mendaratkan ciuman saya ke bibirnya. Tante Risa kelihatan benar-benar menikmatinya serta mulai membalas ciuman saya dengan mengigit perlahan lidah saya, tetapi saya berupaya membalas ciumannya.

Kami berciuman hampir 3 menit, lalu saya melepas ciuman saya serta menanyakan, “Nit, saya bole nanya tidak..?”

“Yach.., nanya saja, memang mengapa..? jawab Tante Risa.- Cerita Dewasa

Lalu saya mengatakan kembali, “Kalo bole tahu, kamu pakai celana dalam warna apa ini hari..?”

Serta Tante Risa mengatakan, “Eh kamu.. membuat malu, masak nanya hal yang gituan..?”

Saya mengatakan , “Masak tidak bole sih..?”

Tante Risa mengatakan, “Yach sudah.., kamu lihat saja sendiri..!”- BandarQ Online

Lalu tangan saya mulai bergerilya di seputar daerah pinggang ke bawah serta dengan perlahan saya mulai buka celana piyama nya serta telihat jika Tante Risa menggunakan CD warna putih serta kelihatan bayangan kehitam-hitaman di seputar lipatan kakinya.

Lalu Tante Risa mengatakan, “Nah sudah tahu khan, kok masih diam saja, seperti ngak sudah pernah gituan saja..!”

Dengan tersenyum saya lalu mengendong Tante Risa selekasnya ke arah kamarnya.


Tante Risa mengatakan, “Kamu ini kok tidak sabaran sech..?”- Cerita Dewasa

Sampai di kamarnya, saya membaringkan Tante Risa ke ranjang serta selekasnya buka baju dan celana saya, hingga saya tinggal menggunakan CD. Sedang kelihatan jika kemaluan saya telah menegang. Lalu saya selekasnya mencium bibir Tante Risa, sedang tangan saya mulai aktif kerja meremas payudara Tante Risa. Setelah itu saya juga buka pakaian Tante Risa, hingga tampaklah payudara Tante Risa yang masih terbungkus oleh BH yang berwarna putih (dalam pikiranku mungkin BH serta CD Tante Risa ialah satu set, hingga terlihat benar-benar cocok).- BandarQ Online

Lalu tangan saya mulai bergerak ke belakang untuk cari kait serta buka BH-nya tante, tetapi dengan tersenyum Tante Risa mengatakan, “Ini mode baru Leo.., kaitnya terdapat di muka.”

Baca Juga Cerita Dewasa Ku Kentot Anak Kost Di Rumah Ku

Serta tangan Tante Risa sendiri yang melepas kait BH-nya, hingga tampaklah oleh saya payudara Tante Risa yang masih kencang. Saya selekasnya menenggelamkan muka saya ke payudaranya. Dengan pergerakan meremas serta mulut saya mengisap putingnya, Tante Risa mulai terangsang, ini kelihatan dari erangan Tante Risa .

“Uuh.. enak sekali.. terus Leo.. ehmm..”- BandarQ Online

Lalu tangan saya mulai bergerak ke bawah, masuk ke celananya serta mulai sentuh sisi di seputar selangkangannya, walau cuma di luar celana dalamnya.

Lalu tante mengatakan dengan dikit tertekan, “Leo.. tante tidak tahan nih..!”

Tanpa ada berpikir panjang , saya selekasnya melepas celana sekaligus juga CD Tante Risa, sebab nafsu saya sudah mencapai puncak. Lalu terlihatlah kemaluan Tante Risa yang ditumbuhi bulu-bulu yang tertangani dengan rapi.- Cerita Dewasa

Kepala saya selekasnya turun serta selekasnya menjilati kemaluan Tante Risa.


Terdengar Tante Risa menjerit, “Aduh Leo.., sangat nikmat.. terus.. tante merasakan nikmat terus Leo.. uh.. uh.. ahh..”- BandarQ Online

Mendadak badan Tante Risa mengejang serta pinggangnya terangkat ke atas. Saya tahu jika Tante Risa hampir sampai klimaksnya, tetapi saya selekasnya hentikan permainan saya, hingga kelihatan jika Tante Risa benar-benar sedih serta mengatakan, “Kamu kok begitu sech Leo..!”- Cerita Dewasa

Saya mengatakan , “Nit, kelak saya akan memberi kesenangan yang sebetulnya, tetapi saat ini kamu harus meluruskan kembali dahulu adik saya ini..!” sekalian tunjukkan batang kemaluan saya yang telah cukup mengecil.